Penentuan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) Menggunakan Reagen Pengompleks Alizarine Red S (ARS) Secara Spektrofotometri UV-VIS
Abstract
Timbal (Pb) merupakan logam berat toksik yang dapat mencemari perairan dan terakumulasi dalam tubuh ikan sehingga berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan reagen pengompleks Alizarine Red S (ARS) dalam menentukan kandungan timbal pada ikan mujair (Oreochromis mossambicus) serta mengetahui kadar timbal pada sampel ikan mujair yang berasal dari Danau Tondano. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang gelombang maksimum kompleks Pb-ARS berada pada 555 nm, dengan pH optimum 5 dan waktu kestabilan kompleks 6 menit. Kurva kalibrasi menghasilkan persamaan regresi linear dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9958 yang menunjukkan linearitas sangat baik. Validasi metode memberikan nilai LOD 0,275 mg/L, LOQ 0,834 mg/L, akurasi (% recovery) 101,98%, dan presisi (%RSD) 1,46%. Hasil analisis sampel menghasilkan nilai kadar Pb sebesar -0,455 mg/kg yang mengindikasikan bahwa kandungan timbal berada di bawah batas deteksi metode dan tidak melebih batas aman maksimum cemaran timbal berdasarkan BPOM No. 9 Tahun 2022, yaitu 0,3 mg/kg. Dengan demikian, metode ini memenuhi parameter analisis dan dapat digunakan untuk analisis timbal, meskipun sensivitasnya masih rendah.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




